14
Sat, Mar

INHAKA Kutuk Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

Husaini, Direktur INHAKA

Peristiwa
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Clakclik.com, 14 Maret 2026—Direktur Institut Hukum dan Kebijakan Publik (INHAKA) Pati Husaini mengutuk keras terhadap pihak yang terlibat di dalam penyiraman air keras kepada Aktivis Komisi Untuk Orang Hilang untuk Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus di kawasan Jalan Salemba I Talang, Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.00 WIB.

"Itu tindakan brutal dan terkutuk. Saya mengutuk tindak penyiraman air keras tersebut dan meminta aparat untuk segera mengusut kasus itu," katanya kepada Clakclik.com pada Jumat (13/3/2026).

Direktur INHAKA Husaini bersama Komjen Pol (Purn) Drs. Oegroseno, S.H saat menjadi saksi ahli persidangan aktifis di PN Pati beberapa waktu lalu

Aktivis yang biasa dipanggil Pak Hu ini menilai bahwa praktik penyerangan itu mengindikasikan bangkitnya kembali premanisme politik yang pernah melingkupi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

"Oleh karena itu, semua warga, khususnya tokoh-tokoh masyarakat, mesti sadar, bangun, dan waspada terhadap gejala ini," jelasnya.

Baca juga: https://www.clakclik.com/inspirasi/2431-google-gunakan-arsip-berita-untuk-prediksi-bencana

Baca juga: https://www.clakclik.com/inspirasi/2430-apa-kabar-relasi-guru-dan-wali-murid

Pak Hu menegaskan bahwa negara harus memastikan keamanan warganya, khususnya para aktivis demokrasi dan kemanusiaan.

"Ini baik untuk kawan-kawan aktifis yang di kota maupun yang di desa ya. Kawan-kawan ini kerap mendapat teror dan intimidasi dari pihak-pihak yang terganggu oleh kritik dan aksi control mereka," pungkas Pak Hu. (c-hu)