Clakclik.com, 24 September 2026—Menyambut Hari Tani Nasional, 24 September 2026, Serikat Petani Pati (SPP) mengunjungi Mbah Sumin (87 tahun), petani senior pengelola lahan wingit “Rawa Siyan” yang tepat berada disebelah utara Bendung Kasih di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo, Pati, Jateng pada Rabu Pon (23/09/2026) kemarin.
Tanah kosong yang pada saat musim penghujan menjadi rawa itu sudah bertahun-tahun dikelola oleh Mbah Sumin dan istrinya. Clakclik.com yang turut serta bersama tim SPP mengunjungi Mbah Sumin di lokasi tanah garapannya. Terlihat aneka tanaman tumbuh subur, diantaranya jagung, tomat, gambas, labu, waluh, timun, dan cabe.
Kamelan, Ketua SPP menjelaskan tujuan mengunjungi Mbah Sumin menjelang peringatan Hari Tani 2026 berawal dari ingatan beberapa tahun lalu ketika disaat yang sama (musim kemarau), dirinya bertemu seorang petani tua yang ditengah cuaca panas siang hari, berjalan dari tengah rawa yang sudah mengering dan membawa waluh.
“Beberapa tahun lalu, saya melihat beliau sudah sepuh. Hari ini, Alhamdulillah saya bisa ketemu beliau lagi dengan kondisi yang masih sama. Tetap energik dan bertani. Padahal kalau saya melihat lahan pertanian di kanan-kiri lokasi garapan beliau, semuanya kosong tidak ditanami. Semangat inilah yang harusnya ditiru oleh para petani muda,” tutur Kamelan.

Sementara itu, formulator dan praktisi pertanian organik; Ali Musthofa yang juga salah satu tim SPP merasa takjub melihat melimpahnya Eceng gondok yang sudah mengering di Rawa Siyan. Eceng gondok adalah bahan baku organik untuk produksi asam humat, salah satu senyawa yang berperan memulihkan kembali tanah yang sakit terutama karena terlalu banyak residu kimia.
“Asam humat itu berfungsi untuk pemulihan tanah. Tanah yang sakit bisa kembali normal dan subur saat asam humatnya cukup. Jadi wajar kalau lahan pertaniannya Mbah Sumin subur,” kata Ali Musthofa.
Ali Musthofa menambahkan saat ini SPP sedang mempersiapkan 3 jenis pupuk yang berfungsi untuk pemulih tanah, penyubur dan penguatan tanaman serta pupuk yang sekaligus berfungsi sebagai penghalau hama. Tiga jenis itu adalah Asam Humat, Asam Amino, dan Nitrobacter.
“Semoga pada MT I tanaman padi nanti, semuanya sudah siap untuk digunakan,” pungkas Ali Musthofa. (c-hu)