12
Mon, Oct

Mahasiswa PMI IPMAFA Bantu Warga Pati yang Mengalami Krisis Air

istimewa

Cerita
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Clakclik.com, 12 Oktober 2026--Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di empat desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pati, Minggu (11/10/2026).

Baca juga: https://www.clakclik.com/identitas/33-instansi/2482-bahaya-glorifikasi-kejahatan-di-media-sosial-bagi-anak

Baca juga: https://www.clakclik.com/73-cerita/2481-hampir-separuh-warga-indonesia-minum-manis-sehari-sekali-menkes-ingatkan-ancaman-penyakit-tak-menular

Distribusi tahap kedua ini mencakup Desa Treteg dan Kletek di Kecamatan Pucakwangi, serta Desa Mojoluhur dan Ronggo di Kecamatan Jaken. Sebelum penyaluran, tim sempat melakukan survei untuk memastikan bantuan tepat sasaran.Koordinator lapangan Burhanudin menjelaskan, bantuan ini digalang secara swadaya bersama alumni dan kolega. “Alhamdulillah, melalui swadaya dan donasi, kami bisa membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Salah seorang warga, Marwi, mengaku kekeringan tahun ini lebih panjang dibanding dua tahun sebelumnya. Ia berharap pemerintah segera menghadirkan solusi jangka panjang agar warga tidak terus kesulitan air setiap musim kemarau.

Dosen pendamping Siswanto menambahkan, kebutuhan air bersih tidak hanya untuk minum, tapi juga mandi, memasak, dan kebutuhan rumah tangga. Ia mendorong pemerintah daerah membangun sarana air bersih berkelanjutan, misalnya melalui program PAMSIMAS, agar masalah kekeringan tidak berulang.

Kegiatan ini diharapkan meringankan beban warga sekaligus mendorong kolaborasi perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah untuk solusi yang lebih permanen. (c-hu)