Clakclik.com, 22 April 2026—Praktik curang kembali terdeteksi pada hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, Selasa (21/4/2026).
Panitia penyelenggara memperkirakan potensi kecurangan mencapai ribuan kasus, berdasarkan data anomali yang tercatat selama proses pendaftaran secara daring.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2026, Eduart Wolok, di Jakarta, Selasa, menegaskan bahwa panitia telah mempersiapkan antisipasi berbagai bentuk kecurangan dari peserta. “Kami berkoordinasi hingga Minggu lalu dengan seluruh pusat UTBK untuk memperkuat keseriusan dalam mencegah kecurangan. Kami belajar dari pengalaman tahun sebelumnya yang banyak kasus curang,” ujar Eduart.
Baca juga: https://www.clakclik.com/inspirasi/2435-tentang-kumbang-tai-dung-beetle
Hingga pukul 10.00 WIB pada sesi pertama UTBK, tercatat setidaknya tujuh laporan kecurangan yang dilakukan peserta. Kasus-kasus tersebut ditemukan di pusat UTBK wilayah Sulawesi Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.Pada tahun 2026 ini, UTBK diikuti oleh total 871.496 peserta.
Mereka bersaing memperebutkan sekitar 260.000 kursi di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) baik jenjang diploma, vokasi, akademik, maupun sarjana. Sesi pertama UTBK dijadwalkan berlangsung dari 21 April hingga 2 Mei 2026. (c-hu)